Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Bahaya makan telur terlalu berlebihan


Siapa yang hobi makan telur?, baik rebus, digoreng atau dijadikan omelet. Telur memang banyak dijadikan bahan olahan makanan dan hampir setiap hari dapat mudah ditemui, baik yang sudah menjadi olahan ataupun belum.

Tahukah kamu bawah telur merupakan salah satu sumber protein hewani terbaik.
Mengkonsumsi telur dipagi hari sebagai sarapan dapat menjaga stamina dan energi hingga seharian.

Dalam satu butir telur mengandung karbohidrat, lemak, protein, asam amino serta beberapa gizi yang cukup untuk memenuhi kebutuhan harian.

Telur juga sangat dibutuhkan untuk perkembangan anak yang masih didalam masa pertumbuhan.

Namun tidak semua orang dapat mengkonsumsi telur, karena kandungan protein hewani, sebagian orang ada yang tidak bisa mengkonsumsi protein yang berasal dari hewan, yang mana jika dikonsumsi dapat menimbulkan reaksi alergi seperti gatal-gatal, ruam kemerahan dan bengkak.

Akan tetapi dapat digantikan dengan sumber protein lain yang berasal dari tumbuh-tumbuhan seperti kacang-kacangan.

Sebenarnya berapakah batas yang dianjurkan untuk mengkonsumsi telur perhari ?


Menurut penelitian batas untuk mengkonsumsi telur disarankan yaitu sekitar 10-12 butir telur perminggu, yang artinya satu atau dua butir perhari.

Namun apa yang terjadi jika terlalu banyak mengkonsumsi telur? Karena saya sangat menyukai telur.

Mengkonsumsi telur secara rutin dua atau tiga butir telur tidaklah masalah jika dibarengi dengan olahraga yang teratur dan pola makan serta nutrisi yang seimbang.

Apa lagi yang sedang dalam masa pertumbuhan otot atau sedang dalam masa pembentukan otot, disarankan untuk mengkonsumsi telur secara rutin sebagai sumber protein yang tinggi.

Yang jadi masalah adalah terlalu banyak mengkonsumsi telur tetapi tidak disertai dengan polamakan dan olahraga yang seimbang, terlalu banyak mengkonsumsi telur juga berdampak buruk bagi kesehatan tubuh, karena batas yang diperlukan untuk tubuh berlebih.

Berikut dampak buruk yang dapat ditimbulkan jika terlalu banyak mengkonsumsi telur

1. Meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh.


Dalam satu butir telur mengandung sekitar 170-190 mg kandungan kolesterol, yang mana batas diperlukan tubuh yaitu sekitar 200-250 mg perhari, dapat berubah sesuai kebutuhan seseorang.

Jika diimbangi dengan olahraga tentu tidak menjadi masalah, karena kita harus menjaga kadar kolesterol dalam tubuh dari batas maximal yang diperlukan.


2. Resiko terkena diabetes.


Kandungan lemak pada sebutir telur lumayan tinggi yang dapat memungkinkan bagi seseorang terkena diabetes.

Menurut penelitian seorang wanita dengan mengkonsumsi rutin satu butir telur perhari, dapat meningkatkan resiko terkena lebih banyak diabetes ketimbang laki-laki.

Jika diimbangi dengan aktifitas, pola makan dan olahraga yang teratur, kandungan lemak dalam tubuh dapat digunakan untuk sumber energi cadangan, dengan mengunakan lemak dalam tubuh sebagai energi maka resiko terkena diabetes dapat dihindari.

3. Memicu jerawat.


Kemungkinan jerawatan akibat mengkonsumsi telur sangatlah sedikit, 
Meski efek yang ditimbulkan tidak langsung terjadi, akan tetapi mengkonsumsi telur secara rutin dapat memicu jewarat selain itu juga dapat memperparah kondisi jerawat yang telah ada dan beberapa luka.

Itu dikarenakan telur mengandung lemak yang mana dapat memicu produksi kelenjar minyak dalam tubuh secara berlebih, kelenjar minyak akan menupuk pada lapisan kulit dan keluar melalui pori-pori pada kulit yang membuat minyak berlebih pada wajah sehingga menjadi tempat pertumbuhan bakteri.

Pertumbuhan bakteri didalam kulit dapat memicu peradangan yang berakibat jerawat, yang artinya secara tidak langsung telur memungkinkan terjadinya jerawatan dan memperparah jerawat.

4. Memicu obesitas atau berat badan.


Kandungan kalori dalam satu butir telur mengandung sekitar 70-80 mg yang mana dapat cukup kecil menutupi kebutuhan harian.

Akan tetapi tidak mungkin dalam sehari hanya mengkonsumsi telur saja, belum lagi makanan bersantan, karbohidrat nasi, minuman seperti es teh, bukan tidak mungkin dapat memicu obesitas dengan cepat.

Namun semua dapat atasi dengan pola diet dan olahraga yang rutin dan teratur serta mengurangi makanan yang mengandung tinggi kalori.

5. Reaksi alergi.


Reaksi yang timbulkan dapat berupa alergi pada kulit, tapi saya sudah sering mengkonsumsi telur dan tidak terjadi apa-apa?.

Kemungkinan sebelumya seseorang telah banyak mengkonsumsi makanan daging, ikan dan seafood, lalu mengkonsumsi telur yang mana meningkatnya protein dalam tubuh sehingga menimbulkan reaksi.

Dan juga bagi yang menderita atau alergi terhadap potein hewani tidak disarankan untuk mengkonsumsi telur, karena dapat memicu reaksi gatal-gatal, ruam merah dan pembengkakan pada area kulit.

Selain itu juga dipastikan selalu mengunakan telur dengan kualitas terbaik dan kondisi baru serta kehigenisanya, hindari telur yang terdapat bunyi saat digoncang.

6. Membuat hormon tidak setabil.


Pada telur hasil produksi biasanya indukan ungas diberi suntikan hormon yang mana untuk memicu produktifitas telur yang lebih.

Bukan tidak mungkin hormon tersebut akan terkadung juga dalam terlur, memang jumlahnya tidak banyak.

Akan tetapi jika dikonsumsi secara rutin dan terus menerus juga akan berdampak pada tubuh dan keseimbangan hormonal.

Pada wanita akan lebih mudah untuk terjadinya ketidaksetabilan hormonal ketimbang pria.
Selain itu juga mengkonsumsi telur harus diimbangi dengan serat yang berasal dari sayuran dan buah-buahan.

Post a Comment for "Bahaya makan telur terlalu berlebihan"